Uchip21adv’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Archive for berita

BATIC

bandung-journalistic-center

Advertisements

Fuad baradaja semangati remaja untuk cegah rokok

Dalam rangka memperingati hari tanpa tembakau sedunia, LP2AM mengadakan acara pelatihan konseling anti rokok yang dihadiri oleh perwakilan siswa dan konselor dari 17 sma di kota bandung. Selain dalam rangka memperingati hari tanpa tembakau sedunia, acara ini juga bertujuan mendeklarasikan sekolah tanpa asap rokok yang nantinya akan menjadi statmet dan bukti kepada dinas pendidikan bahwa element sekolah telah siap menanggulangi masalah rokok di lingkungan sekolah.

Menurut artis Fuad Baradja yang hadir sebagai pembicara di acara tersebut, melalui acara ini diharapakan akan membantu masyarakat Indonesia keluar dari masalah rokok salah satu caranya dengan menggaungkan informasi bahaya rokok. Bahkan menurut penuturannya pula, akar dari permasalahan rokok di indonesia ini sangatlah kompleks. Mulai dari ratifikasi FTFC yang dilakukan oleh lebih dari 160 negara, namun indonesia tidak termasuk diantaranya, cukai yang ditetapkan pemerintah untuk rokok terlalu murah, serta dukungan-dukungan stasiun tv dalam mengiklankan rokok.

Ketika disinggung mengenai penanggulangan masalah rokok di Indonesia, ia menyarankan kepada semua pihak supaya mengambil pelajaran dari negara maju yang telah berhasil menanggulangi masalah rokok, seperti negara Sinagapur yang menetapkan biaya cukai yang cukup tinggi sehingga daya beli masyarakat cenderung rendah, memasang gambar orang sakit pada bungkus rokok supaya banyak orang yang sadar betapa buruknya bahaya rokok, karena menurutnya teks warning saja tidak cukup untuk menpublikasikan bahaya rokok.

Acara yang diadakan LP2AM pun diaharapakan akan menjadi salah satu upaya penaggulangan masalah rokok di indonesia yang dimulai di lingkungan pendidikan dengan cara mengkader simpul-simpul yang nantinya akan memberantas masalah rokok di tingkat-tingkat pendidikan khususnya.

Laporan : Syifa
Hudzaifa Zahra (BATI17)

Selamatkan kota bandung

Rencana pemerintah kota (Pemkot) Bandung dalam menyerahkan pengelolaan sampah di kota Bandung kepada PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) menimbulkan kontroversi. Banyak masayarakat kota Bandung khususnya warga Gedebage yang sering jadi langgana banjir mengeluhkan renacana pemerintah teersebut, karena proyek yang akan digarap oleh PT BRIL dirasa akan banyak merugikan banyak pihak termasuk Pemkot Bandung. Banyak imbas yang akan terjadi bila proyek yang menganggarkan 360 milyar dari APBD ini benar-benar terealisasi, bukan hanya pembiayaan saja yang akan menjadi resiko proyek ini, namun perubahan iklim pun akan mewarnai kontroversi pada proyek PLSTa ini

Seorang ilmuan senior dari Unersitas Padjajaran mempertanyakan besarnya biaya oleh Pemkot Bandung melalui PD Kebersihan yang telah susah payah mengumpulkan sampah kepada PT. BRIL yang memafaatkan hasil olehannya sebagai pasokan bahan bakar untuk menghasilkan tenaga listrik yang akan dipakai untuk kepentingan mereka sendiri. Biaya yang besar itu pastilah diperoleh dari retribusi bulanan yang wajib dibayar oleh warga kota Bandung yang menghasilkan sampah. Jika dipikir secara logis, pemerintah kota akan sanagt banyak menerima kerugian. Selain harus membayar biaya pengolahan sampah yang begitu tinggi, pencemaran di kota bandung pun akan menjadi imbas dari proyek PLTSa ini.

Selain itu, masyarakat Bandung juga menyesalakan spanduk-spanduk yang berisikan provokasi tentang dukungan proyek PLSTa dengan mengatasnamakan Ormas yang belum pernah kita kenal. Kita tidak pernah tahu apakah yang memasang spanduk yang mempulikasikan dukungan PLSTa yang seragam tersebut termasuk pada lembaga atau ormas nyata atau hanya lembaga gadungan semata.